Selasa, 22 Maret 2016

Cara Merawat Wallpaper Dinding Agar Lebih Tahan Lama

Sejak tahun 200 sebelum masehi, masyarakat Cina telah mengenal menghias dinding dengan menggunakan kertas. Hingga saat ini penggunaan bahan kertas (yang kemudian dikenal dengan wallpaper dinding) masih menjadi salah satu alternatif untuk mempercantik ruangan. Penggunaan wallpaper dinding ini dinilai lebih efektif dan menarik daripada penggunaan cat. Jika menggunakan cat diperlukan pembaharuan minimal seteah dua tahun sedangan wallpaper dinding dapat bertahan hingga 8-9 tahun. Meskipun demikian jika kita memasang wallpaper tentunya diperlukan perawatan yang benar. Hal ini dimaksudkan agar wallpaper lebih tahan lama.

Perawatan wallpaper dinding tidak terlalu sulit tetapi juga tidak dapat dianggap remeh. Tidak dibutuhkan keahlian khusus untuk melakukan perawatan wallpaper dinding, hanya dibutuhkan ketelatenan dalam perawatannya. Berikut akan disampaikan beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam perawatan walpaper dinding:

1. Mengenali jenis bahan pelapis wallpaper dinding
Jenis bahan wallpaper akan menentukan cara dan alat untuk membersihkan wallpaper dinding. Bahan yang biasanya digunakan sebagai bahan pelapis wallpaper adalah vinyl dan kertas. Dua bahan ini memiliki cara yang berbeda dalam membersihkannya. Misalnya untuk wallpaper dengan lapis dari kertas jangan menggunakan air jika wallpaper yang kita miliki. Hal ini dapat mengakibatkan lapisan wallpaper mengelupas.

2. Membersihkan Wallpaper Dinding secara teratur
Agar wallpaper dinding lebih tahan lama dibutuhkan ketelatenan dalam membersihkannya. Minimal dua minggu sekali wallpaper dinding dibersihkan. Pembersihan secara rutin inindapat menggunakan kemoceng atau vacum cleaner.

3. Gunakan bahan dan alat pembersih wallpaper yang tidak merusak bahan pelapis Wallpaper dinding
Seperti sudah dijelaskan pada nomor satu, jenis bahan akan mempengaruhi cara serta alat pembersih wallpaper dinding. Untuk wallpaper berbahan kertas dapat menggunakan vacum cleaner  dalam membersihkannya. Jika ada noda yang menempel di wallpaper berahan kertas menggunakan spon setengah basah untuk mengelapnya. Wallpaper berbahan vinyil dapat dibersihkan dengan kain basah. Untuk membersihkan noda membandel Anda dapat menggunakan sikat berulu halus.

Hindari pemakaian bahan-bahan berbahaya untuk membersihkan wallpaper dinding Anda. Beberapa bahan yang perlu dihindari antara lain bubuk pembersih, wall, penghapus cat, penglang kutu, dan jenis pelarut aktif lainnya. Penggunaan bahan tersebut dalam membersihkan wallpaper dinding dapat membuat pelapis wallpaper mengelupas. Anda juga harus berhati-hati saat membersihkan noda membandel dengan menggunakan deterjen. Jangan terlalu kuat menggosoknya, karena hal ini dapat berakibat terkelupasnya lapisan wallpaper dinding.

4. Jika wallpaper rusak segera diperbaiki
Memperbaiki wallpaper dinding yang rusak baiknya segera dilakukan. Hal ini untuk mencegah agar tidak merembet kemana-mana. Jika kerusakan belum terlalu parah, wallpaper dinding dapat ditempel kembali menggunakan lem. Akan tetapi, jika kerusakan (sobekan) cukup parah disarankan untuk mengganti wallpaper Anda dengan motif yang sesuai. Untuk mencegah telah hilang / tidak adanya stok motif serupa disarankan agar Anda membeli wallpaper dengan ukuran yang lebih lebar. Sehingga Anda memiliki stok jika sewaktu-waktu wallpaper dinding Anda mengalami kerusakan parah.

5. Segera membersihkan noda yang menempel di wallpaper dinding
Noda yang menempel di wallpaper dinding dan tidak langsung dibersihkan akan menjadi noda membandel. Hal ini tentunya dapat menakibatkan keindahan wallpaper Anda menjadi berkurang. Noda yang menempel pada wallpaper jika tidak segera dibersihkan dapat mengakibatkan warna permanen pada wallpaper, itu artinya noda menjadi tidak bisa dibersikan. Bahkan jika terlalu lama didiamkan dapat mengakibatkan tumbuhnya jamur.

Berikut tadi beberapa tips dalam merawat wallpaper dindng. Pada dasarnya, wallpaper dari bahan apapun tidak menjadi masalah asalkan mendapatkan perawatan yang tepat. Sebagus apapun bahan yang digunakan tetapi kita salah dalam merawatnya akan berakibat fatal. Semoga dengan berbagai macam langkah yang telah disebutkan di atas dapat membantu Anda dalam merawat wallpaper.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar